Blog posts

Catatan mengenai kuliah umum Professor Keyu Jin berjudul:

Akhirnya saya punya waktu luang untuk menonton kuliah umum yang dibawakan oleh Profesor Keyu Jin from LSE. Beliau bercerita tentang tekno-nasionalisme dan mendiskusikan tentang apakah hal tersebut baik atau tidak. Diskusi ia mulai dengan menjelaskan perbedaan antara tech giants dengan manufaktur konvensional pada umumnya.

Sektor digital di Indonesia: peluang dan tantangan.

Postingan kali ini adalah tentang apa yang saya ketahui tentang ekonomi digital di Indonesia. Saat ini Indonesia (dan sebenarnya seluruh dunia sih) sedang latah-latahnya industri 4.0, ekonomi digital, internet of things and the likes. Digitalisasi sepertinya memang tidak terhindarkan. Ketika globalisasi meredup, tren pertukaran data malah naik gila-gilaan. Beberapa isi postingan ini juga tertuang di buku kolaborasi PPI Australia tentang Mewujudkan Indonesia 4.0. Di buku itu, yg dibahas lebih banyak lagi, termasuk pengaruh digitalisasi di sektor kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya.

Sentra produksi mobil listrik: investasi berbasis larangan ekspor?

Baru-baru ini, Indonesia lagi ramai soal MoU Indonesia dan LG Energy Solution, perusahaan penghasil sel baterai asal Korea Selatan. Isi perjanjiannya kira-kira bahwa LG Energy Solution akan melakukan investasi besar-besaran di Indonesia dari hulu ke hilir di produksi sel baterai di Indonesia. Saya dan rekan saya Wishnu Mahraddika menulis tentang ini di The Conversation Indonesia. Kami cukup optimis dengan perkembangan tersebut dan berharap bahwa ini akan menjadi momentum perkembangan industri otomotif di Indonesia khususnya di bidang mobil listrik.

Jalan-jalan di Tidbinbilla Natural Reserve di Canberra, Australia

Saya kurang suka jalan-jalan, apalagi yang jauh-jauh. Tapi sepertinya kesempatan kali ini agak sayang untuk dilewatkan karena Tidbinbilla lagi ada promo gratis masuk sampai tahun baru.

Tidbinbilla adalah semacam cagar alam di kawasan Canberra, ibu kota Australia. Dia lokasinya di agak gunung gitu. Kalau dari kota, nyetir dulu sekitar 40an menit. Di sana, kita bisa lihat berbagai vegetasi khas Australia seperti hutan eucalyptus. Di sini juga banyak hewan-hewan khas Australia seperti Kangguru, Wallabies, Koala, Platypus, dan berbagai jenis burung, serangga dan reptil. Tidbinbilla cocok banget buat orang yang seneng jalan-jalan di alam gitu. Banyak walking trail dari yang mudah, beraspal, cuma 1-2 km-an, sampe yang sulit, nanjak dan berbatu-batu.

Mencoba tiga keyboards keren: Logitech MX Keys, Razer BlackWidow dan Razer Huntsman

Semester ini saya sibuk banget. Banyak kerjaan, presentasi salah satu milestone disertasi saya, dan ngajar. Khusus untuk ngajar, kali ini saya cukup beruntung karena di masa korona ini, kampus mengurangi staff besar-besaran dan saya termasuk yang masih dikaryakan. hehe. Masalahnya, karena yang di-hire dikit, saya ketimpaan banyak banget marking alias meriksa tugas dan UAS. Stres banget deh.

Perkembangan harga komoditas ekspor Indonesia

COVID-19 memang memukul ekspor impor yah. Namun beberapa bulan belakangan sepertinya neraca perdagangan Indonesia makin menunjukkan tanda-tanda surplus. Saya sering cerita bahwa manufaktur Indonesia banyak yang terhubung dengan Global Value Chain (GVC) sehingga impor diperlukan untuk produksi dan melakukan ekspor. Tentu saja di tengah terjadinya COVID-19, produksi sepertinya agak terhambat dan impor Indonesia akan produk setengah jadi dan kapital sepertinya mengalami penurunan. Pemerintah juga gak suka dengan impor, apalagi impor kapital yang mahal-mahal dan menggerus mata uang rupiah.

Model konsumsi intertemporal 3 periode: bekerja, pensiun, dan akhirat.

Dulu jaman saya masih ngeblog di medium, saya pernah menulis tentang model intertemporal 3-periode: bekerja, pensiun, meninggal. Kali ini saya mau coba menulis ulang tapi di blog yang baru di mana saya bisa pakai jupyter notebook jadinya bisa diitungin secara otomatis. gak harus pakek tulis tangan.

Statistik ekspor impor Indonesia di 2018 dengan negara-negara RCEP

Sedikit statistik tentang RCEP. Untuk menghubung-hubungkan dengan Global Value Chain, saya akan menggunakna klasifikasi Stage of Production (SoP) dari UNCTAD. Klasifikasinya antara lain:

FDI, Industri, dan kebijakan perdagangan

Postingan kali ini akan membahas sedikit tentang perkembangan FDI di Indonesia.

Perkembangan FDI Sejak 1970

Grafik di bawah ini menunjukkan net inflows FDI Indonesia dalam % PDB. Sumber data yang saya gunakan adalah World Bank World Development Indicators.