Melengkapi Survey of Recent Developments di BIES dengan visualisasi tambahan soal belanja, belanja primer, dan penerimaan pemerintah Indonesia.
Mar 24, 2026
Saya belum lama ini menyelesaikan buku Michael Pettis yang berjudul “The Great Rebalancing: Trade, Conflict, and the Perilous Road Ahead for the World Economy”. Buku ini membahas tentang ketidakseimbangan ekonomi global yang disebabkan oleh perbedaan tingkat tabungan dan konsumsi antara negara-negara maju dan berkembang. Pettis berargumen bahwa ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan krisis ekonomi global jika tidak ditangani dengan baik.
Nov 16, 2025
Saya adalah salah satu penikmat cuitan Haryo Aswicahyono yang sering membahas tentang ekonomi. Suatu hari yang lalu, beliau ngecuit tentang terutama harga beras yang masih tinggi meskipun stok beras melimpah. Berikut cuitannya:
Agu 2, 2025
Tentang Buku Ray Dalio Saya baru saja selesai membaca buku Ray Dalio yang berjudul “How Countries Go Broke”, sebuah buku yang menggambarkan tentang bagaimanas ebuah negara mengalami krisis utang. Premis awalnya adalah Amerika Serikat (AS) yang saat ini tengah mengalami gejolak utang yang cukup besar yang memasuki stadium akhir dari apa yang ia sebut dengan “The Big Debt Cycle”. Utang tersebut didorong oleh tidak hanya defisit anggaran, namun juga tingkat suku bunga dan inflasi yang sejak 2000an selalu sangat rendah sehingga utangnya bisa dengan mudah di-rollover. Gara-gara suku bunga yang terlalu rendah tersebut, AS (dan negara maju lain) menjadi terlalu santai dan jadi keranjingan utang. Namun setelah COVID-19, level suku bunga di negara maju mulai meningkat, sehingga membuat AS berpikir kembali tentang keberlanjutan utangnya.
Jun 28, 2025
Cukup mengejutkan tapi menarik waktu saya lihat konferensi pers Dewan Ekonomi Nasional (DEN) beberapa waktu lalu. Alasannya adalah karena Pak Luhut Binsar Panjaitan (LBP), ketua DEN, memberikan spotlight untuk Profesor Arif Anshory Yusuf (AAY) untuk memberikan teaser hasil model ex-ante beliau tentang dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap perekonomian. Menurut AAY, MBG berpotensi menambah pekerjaan untuk 1.9 juta orang dan menurunkan kemiskinan sampai 5.8%. MBG, menurutnya, setara dengan memberikan uang 600 ribu per keluarga jika rata-rata anak-anak di keluarga miskin ada 3 orang. Angka ini 3x lipat dari PKH! Dia juga menambahkan bahwa untuk merealisasikan dampak maksimal MBG, maka “Kebocoran” permintaan bahan pangan “yang tidak perlu diimpor” dengan mengutamakan produk dalam negeri. Those numbers sound off.
Mar 24, 2025
Belakangan ini banyak reportase tentang lemahnya kelas menengah Indonesia saat ini. Kelas menengah Indonesia terus berkurang sejak 2018 hingga saat ini tinggal 17% total penduduk. Padahal, pertumbuhan konsumsi acapkali mengandalkan kelas menengah. Benar saja, pertumbuhan konsumsi Indonesia memang telah lama berada di bawah kecepatan negara-negara lain di kawasan, kecuali Thailand.
Mar 23, 2025

In this Global Seminar, we talk with Dr Lili Yan Ing and Dr Krisna Gupta on the economics of Indonesia joining BRICS, a bloc formed by Brazil, Russia, India, and China in 2009 with the addition of South Africa in 2010. What are the benefits to Indonesia?
Feb 19, 2025

Semakin maraknya pembicaraan soal swasembada dan anti-impor semakin kuat aja. Terakhir yang saya sering baca adalah soal impor paksa sapi dan lebih serem lagi, soal deklarasi tidak akan impor pangan. Ntah bagaimana cara pemerintah meningkatkan produktivitas pertanian, yang mana merupakan satu-satunya cara agar bisa memenuhi kebutuhan pangan domestik tanpa impor. Tapi sepertinya sih ketika harga terlihat mulai naik, kemungkinan besar impor bakal tetap dibuka.
Jan 27, 2025
The recent Indonesia’s 200% tariff aimed at Chinese products proposed by the Indonesian Minister of Trade, Zulkifli Hasan (Zulhas), startled businesses. Some love it, some others despise it. One thing for sure though, it created (still is, matter of fact) another confusion after series of blunder by the Ministry of Trade. This 200% tariff is no different, where Luhut just toned down the 200% tariff hype. We also have no idea in what form this tariff will be (MFN? Anti dumping? Safeguard? or even some form of NTM?) What exactly the government want? No idea.
Jul 8, 2024
Mei 29, 2024