
Nama saya Krisna, sering dipanggil juga Imed. Saya adalah Tenaga Ahli Madya di Dewan Ekonomi Nasional. Riset saya tentang dampak kebijakan perdagangan dan investasi terhadap pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia. Saya menggunakan metode persamaan linear struktural seperti GTAP, tapi juga menggunakan berbagai teknik ekonometrika seperti gravity models.
Saya saat ini mengajar Program Sarjana Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia. Saya juga adalah mitra senior di Center for Indonesian Policy Studies. Saya cukup aktif berkontribusi menulis di media massa seperti Kompas, Jakarta Post, dan East Asia Forum.
(update 7 April 2022: nambah no. 8 di tabel 1) Pendahuluan Beberapa hari ini pemerintah sedang dihebohkan dengan naiknya harga minyak goreng. Pemerintah berusaha agar harga minyak …
Apakah naiknya harga komoditas internasional akan berpengaruh besar pada harga sembako? Bisa jadi ya. Di acara ig live dengan merdeka beberapa waktu lalu, saya sempat menjelaskan …
Tadi pagi nonton acara youtube “Ngobrol Tempo” di Youtube. Acaranya diisi oleh para pejabat Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Gabel, asosiasi produsen produk …
Pada tanggal 24 Februari 2022, Rusia tiba-tiba menyerang Ukraina. Sebenernya ga bisa dibilang tiba-tiba juga sih soalnya sepertinya intelijen Amerika Serikat udah tau Rusia bakal …
A couple of days ago, I was forwarded a news from Asia Nikkei by my colleague, Deasy Pane. The news is about Indonesia’s plan to ban exports of raw minerals (the likes of bauxite, …
In this event, I discusses CIPS Policy Paper No. 47 "The Advent of A New Trade Governance After The Omnibus Law, Neraca komoditas" by me, Deasy and Donny. The paper is about …
Postingan kali ini bermula dari sebuah twit berita berikut ini. Baru nyadar dampak pelarangan bijih nikel ternyata *sebesar* itu. Indonesia sekarang jadi eksportir stainless steel …