Mengapa tren kendaraan listrik adalah momentum transformasi industri otomotif Indonesia Krisna Gupta, Australian National University and Wishnu Mahraddika, Australian National University Tren mobil listrik mulai datang dan Indonesia berada di waktu serta tempat yang tepat.
Jan 15, 2021
COVID-19 memang memukul ekspor impor yah. Namun beberapa bulan belakangan sepertinya neraca perdagangan Indonesia makin menunjukkan tanda-tanda surplus. Saya sering cerita bahwa manufaktur Indonesia banyak yang terhubung dengan Global Value Chain (GVC) sehingga impor diperlukan untuk produksi dan melakukan ekspor. Tentu saja di tengah terjadinya COVID-19, produksi sepertinya agak terhambat dan impor Indonesia akan produk setengah jadi dan kapital sepertinya mengalami penurunan. Pemerintah juga gak suka dengan impor, apalagi impor kapital yang mahal-mahal dan menggerus mata uang rupiah.
Des 4, 2020

Artikel ini telah diterima untuk diterbitkan di Bulletin of Indonesian Economic Studies (BIES) dan sedang mengalami proses edit. Artikel versi pre-edit dapat diakses di sini. Artikel ini telah dipresentasikan di Economics PhD Seminar di Crawford School of Public Policy. Slide presentasi dapat diakses di sini
Des 4, 2020

Dulu jaman saya masih ngeblog di medium, saya pernah menulis tentang model intertemporal 3-periode: bekerja, pensiun, meninggal. Kali ini saya mau coba menulis ulang tapi di blog yang baru di mana saya bisa pakai jupyter notebook jadinya bisa diitungin secara otomatis. gak harus pakek tulis tangan.
Des 2, 2020
Postingan kali ini akan membahas sedikit tentang perkembangan FDI di Indonesia. Perkembangan FDI Sejak 1970 Grafik di bawah ini menunjukkan net inflows FDI Indonesia dalam % PDB. Sumber data yang saya gunakan adalah World Bank World Development Indicators.
Nov 11, 2020
Tempo hari, saya diundang oleh kolega saya Ibu Deasy Pane dari Bappenas untuk ngobrol-ngobrol tentang trade. Tentu saja via zoom. Hadir juga rekan saya Donny dan Mas Chandra. Pada kesempatan tersebut, kolega Bu Deasy dari Bappenas bertanya soal dinamika tariff. Memang ekspor dan impor Indonesia cenderung volatil jika kita melihat hanya manufaktur saja. Bisa jadi ini gara-gara terjadi perubahan pola proteksionisme terhadap industri di Indonesia, setidaknya di sektor manufaktur. Secara umum, proteksionisme Indonesia memang mulai menurun sejak krisis 98 jika kita bicara soal tariff. Namun dinamika proteksionisme memang agak berubah ketika commodity boom dimulai. Meski NTM mungkin memainkan peranan yang lebih tinggi di periode boom komoditas, tapi ada baiknya kita lihat kembali dinamika tariff sejak krisis 98.
Nov 5, 2020

Pasar financial Indonesia sering dikatakan masih dangkal dan sederhana. Perbankan masih memainkan peranan yang sangat penting dan proporsi consumer banking-nya masih tinggi. Karena itu, peran investasi asing menjadi semakin penting bagi program-program Pemerintah Indonesia. Pembangunan infrastruktur dan penyamaan harga bensin dibiayai dengan utang BUMN. Pemerintah juga sering menyampaikan pentingnya Penanaman Modal Asing (PMA) untuk meningkatkan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan investasi asing tentu saja akan memberi tekanan ke neraca pembayaran.
Okt 21, 2020
A couple of month ago, I just learned from a professor from my course about the new gravity dataset made by the United States International Trade Commission (USITC). Turns out, the USITC has not only a gravity dataset, but a dedicated page called “gravity portal” which contain some other data and software related to gravity estimation. And boy how excited I was when I just learned that they have made a python package to run a PPLM regression.
Agu 12, 2020
Belum lama ini, saya menyelesaikan salah satu buku yang rame banget di kalangan ekonom, yaitu “The Value of Everything: Making and Taking in the Global Economy” karangan bu Mariana Mazzucato. Menurut saya, melalui buku ini, Bu Mazzucato berusaha menyediakan kritik terhadap kapitalisme (atau, secara umum, “marginalists view”), tanpa mengatakan bahwa kapitalisme adalah sistem yang gagal.
Mei 7, 2020
World Health Organization (WHO) has declared the COVID-19 as a global pandemic. The organization has sent letters to inform global leaders to prepare themselves for the worst to come, including our very leader Joko “Jokowi” Widodo. Jokowi’s way of handling the pandemic so far has been receiving criticism for not doing (professionally) enough, with some Some even suggest a lockdown.
Mar 19, 2020