Jun 16, 2020
Rasanya sudah bukan rahasia lagi kalau saya agak kritis terhadap larangan ekspor Kementerian Perdagangan, tepatnya Permendag 34 Tahun 2020 tentang larangan ekspor anti-septik, APD, masker, dan bahan baku APD. Peraturan ini mungkin niatnya baik, akan tetapi dapat berdampak negatif karena mengganggu supply chain, mengurangi kredibilitas pemerintah maupun perusahaan kita, dan tidak menolong dalam hal meningkatkan kapasitas produksi. Apalagi kita sangat tergantung impor di hampir segala item yang berhubungan dengan COVID-19 (lihat tabel 1 dan tabel 2). Kita bisa saja membantu dunia memerangi COVID-19 dengan memberikan sumbangan tenaga penjahit APD, sambil mendapatkan barang-barang impor tersebut. Ekspor juga akan membantu mengamankan stok dolar untuk impor.
Jun 10, 2020
Sepertinya pemerintah semakin semangat menyongsong “New Normal” dan mulai membuka ekonominya. Telah beredar buku pedoman bagaimana menghadapi “New Normal” dari BPOM. Berita bahwa mal akan dibuka santer beredar di mana-mana (tapi katanya summarecon mal bekasi gak jadi buka ntahlah akupun bingung). Ekonomi akan kembali bergeliat!
Mei 31, 2020
Download data COVID-19 dari ourworldindata
Mei 31, 2020
Policy brief on the Indonesian manufacturing industry, focused on the decrease in Indonesia’s Purchasing Managers’ Index (PMI), submitted to the Indonesian minister of industry, Agus Kartasasmita, on 5 May 2020.
Mei 5, 2020
Hari ini saya lihat di twitter sebuah kerisauan atas berita tentang di kompas online. Beritanya berbunyi bahwa Indonesia akan tetap mengekspor Alat Pelindung Diri (APD). Konteksnya, apalagi kalau bukan COVID-19: di tengah pecahnya pandemi, Indonesia sendiri membutuhkan banyak APD. Kok bisa-bisanya malah mengekspor ke negara lain?
Apr 15, 2020
COVID-19 sepertinya masih akan berlanjut. Update terbaru mengatakan bahwa saat ini kita berada di 686 kasus. Seiring dengan meningkatnya testing, kasus ini akan meningkat dengan lebih cepat lagi. Dengan kondisi seperti ini saja, tenaga kesehatan kita seperti kesulitan mengatasi kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) seperti baju Hazmat dan masker.
Mar 25, 2020
Saya rasa sudah banyak yang membicarakan dampak COVID-19 baik secara kesehatan maupun terhadap ekonomi. Terakhir yang saya baca adalah dampak makro COVID-19 menurut modelnya Professor McKibbin dan mahasiswanya, Fernando. Mereka menggunakan beberapa shocks, diantaranya penurunan suplai tenaga kerja, meningkatnya risk premia, dan ongkos produksi. Kesemua variabel shocks tersebut tentu saja relevan, apalagi untuk manufakturing yang menyulitkan work from home karena pekerja pabrik harus mengoperasikan mesin dari lokasi pabrik.
Mar 22, 2020
World Health Organization (WHO) has declared the COVID-19 as a global pandemic. The organization has sent letters to inform global leaders to prepare themselves for the worst to come, including our very leader Joko “Jokowi” Widodo. Jokowi’s way of handling the pandemic so far has been receiving criticism for not doing (professionally) enough, with some Some even suggest a lockdown.
Mar 19, 2020
Hae gais. Dah lama banget saya gak update blog. Kesibukan lagi agak menggila nih. Semua gara-gara COVID-19. Seperti mungkin teman-teman ketahui, si novel coronavirus ini udah bikin geger dunia. Masalah yang ditimbulkan oleh si virus, berubah begitu cepat, jauh lebih cepat daripada pemerintah dan rakyat jelata bereaksi. Waktu pertama kali COVID-19 mulai ramai, saya begitu kaget dan gak tau mau ngapain. Kerjaan saya cuma liat-liat berita aja. Saat ini saya di Australia, tapi setengah pikiran saya ada di Depok, tempat berdiam keluarga saya terutama ibunda yang sudah 70++. Saya hanya bisa menawarkan doa dan support untuk adek yang bantuin ngurusin kebutuhan ibu.
Mar 19, 2020