Jumlah kelas menengah Indonesia turun: sebuah alarm tanda bahaya?
Saya diundang oleh The Conversation Indonesia untuk membicarakan tentang tren penurunan kelas menengah. Kami membahas tentang kenapa hal ini terjadi dan seberapa signifikan implikasinya untuk ekonomi Indonesia. Saya pribadi merasa tren penurunan kelas menengah harus menjadi alarm bagi kita semua hehe

Nama saya Krisna, sering dipanggil juga Imed. Saya adalah Tenaga Ahli Madya di Dewan Ekonomi Nasional. Riset saya tentang dampak kebijakan perdagangan dan investasi terhadap pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia. Saya menggunakan metode persamaan linear struktural seperti GTAP, tapi juga menggunakan berbagai teknik ekonometrika seperti gravity models.
Saya saat ini mengajar Program Sarjana Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia. Saya juga adalah mitra senior di Center for Indonesian Policy Studies. Saya cukup aktif berkontribusi menulis di media massa seperti Kompas, Jakarta Post, dan East Asia Forum.