Geopolitik, Geoekonomi, dan ekspor impor
Hotel Pullman Jakarta
Jl. MH Thamrin No.59, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10350
Saya menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Departemen Pengelolaan dan Kepatuhan Laporan (DPKL) Bank Indonesia di Hotel Pullman Jakarta, dalam rangka penyusunan analisis “Penguatan Pemetaan Cakupan Pengawasan Pelaporan DHE dan DPI Sejalan dengan Perkembangan Geopolitik & Perang Dagang Global.”
Saya mengisi dua sesi. Sesi IV (13.30–15.30) memaparkan analisis determinan geopolitik dan geoekonomi terhadap kinerja dan adaptasi pelaku ekspor-impor Indonesia: apa itu geopolitik dan geoekonomi, bagaimana risiko geopolitik diukur, kebangkitan intervensi pemerintah global, serta bukti reorganisasi perdagangan menuju blok geopolitik. Sesi V (16.00–17.30) berupa capacity building pengukuran pengaruh geopolitik terhadap ekspor dan impor Indonesia, yang relevan bagi penguatan risk-based supervision pelaporan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan Devisa Pembayaran Impor (DPI).

Nama saya Krisna, sering dipanggil juga Imed. Saya adalah Tenaga Ahli Madya di Dewan Ekonomi Nasional. Riset saya tentang dampak kebijakan perdagangan dan investasi terhadap pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia. Saya menggunakan metode persamaan linear struktural seperti GTAP, tapi juga menggunakan berbagai teknik ekonometrika seperti gravity models.
Saya saat ini mengajar Program Sarjana Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia. Saya juga adalah mitra senior di Center for Indonesian Policy Studies. Saya cukup aktif berkontribusi menulis di media massa seperti Kompas, Jakarta Post, dan East Asia Forum.